koala lucu
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Pinguin imut
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
jellyfish
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Hydrangeas
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Tulip
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Friday, December 19, 2014
MPI BK KELOMPOK 2-9
8:37 PM
No comments
MPI BK KELOMPOK 2 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 5 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 6 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 7 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 8 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 9 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 5 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 6 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 7 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 8 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 9 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 10-18
8:29 PM
No comments
MPI BK KELOMPOK 10 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 11 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 12 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 13 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 14 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 15 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 16 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 17 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 18 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 11 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 12 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 13 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 14 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 15 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 16 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 17 KLIK DI SINI
MPI BK KELOMPOK 18 KLIK DI SINI
Sunday, December 7, 2014
9:34 AM
No comments
komponen-komponen data dan informasi
2.1 Komponen-komponen Data
Pengertian
Data
Data adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari
suatu pengamatan, dapat berupa angka, lambang atau sifat. Menurut Webster
New World Dictionary,pengertian data adalah things
known or assumed, yang berarti bahwa data itu sesuatu yang diketahui atau
dianggap. Data dapat memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan.
Data bisa juga didefinisikan sebagai sekumpulan informasi atau nilai yang
diperoleh dari pengamatan (obsevasi) suatu objek.
Komponen sistem basis data terdiri atas :
1. Data
Disimpan secara terintegrasi,
artinya basis data merupakan gabungan dari berbagai macam file aplikasi yang
berbeda yang disusun dengan menghilangkan bagian-bagian yang rangkap. Sebagai
alat penghubung digunakan kunci (key). Dipakai secara bersama-sama, artinya
masing-masing bagian dari suatu data dapat digunakan atau diakses bersama-sama
dalam waktu yang bersamaan oleh pemakai untuk aplikasi yang berbeda.
2. Perangkat Keras
Sebagai perangkat keras dalam teknologi teknologi
informasi, komputer memiliki sejumlah komponen. Abdul Kadir (2003:44)
mengemukakan terdapat 5 komponen utama komputer, yaitu: (1) unit pemprosesan
pusat atau yang lebih dikenal dengan nama CPU (central processing unit) (2)
piranti masukan (input device) (3) piranti keluaran (output device), (4) memori
utama (main memory) dan (5) piranti penyimpan sekunder.
3. Perangkat Lunak
Sebagai penghubung antara pengguna dan basis data.
Secara lebih umum, program komputer inilah yang disebut perangkat lunak.
Perangkat lunak dapat dikelompokkan menjadi program aplikasi (aplication
program) dan program sistem (system program).
4. Pengguna
Dibagi menjadi 4 kategori :
a. System Engineer
Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan sistem basis data, dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dari sistem tersebut.
b. Database Administrator (DBA)
Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol
sistem basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan sistem basis
data, merencanakannya dan mengaturnya.
c. Programmer
Pengguna yang berinteraksi dengan basis data melalui
Data Manipulation Language (DML), yang disertakan dalam program yang ditulis
dalam bahasa pemrograman induk (seperti C, Pascal, Cobol, dan lain-lain).
d. Pengguna Akhir
• Casual User (pengguna mahir)
Pengguna yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis
modul program.
• End User (pemakai umum)
Pengguna yang berinteraksi dengan sistem basis data
melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen yang telah ditulis atau
disediakan sebelumnya.
• Specialized / sophisticated User (pengguna khusus)
Pengguna yang menulis aplikasi basis data
non-konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi
Pengolahan Citra, Sistem Pakar.
2.2 Komponen-komponen Informasi
Pengertian
sistem informasi menurut John F. Nash
Sistem Informasi adalah kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat
teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan
komunikasi yang penting, proses atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin,
membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern dan menyediakan dasar
pengambilan keputusan yang tepat.
Sistem
informasi merupakan suatu komponen yang terdiri dari manusia, teknologi
informasi dan prosedur kerja yang memproses, menyimpan, menganalisis dan
menyebarkan informasi untuk mencapai suatu tujuan (Mulyanto, 2009). Manusia dalam sistem informasi terdiri dari
pemilik sistem informasi, pengguna (user)
dan tenaga ahli sistem informasi (programmer,
ahli database, ahli jaringan dan
teknisi komputer).
Sistem
informasi dibedakan menjadi dua yaitu sistem informasi manual dan sistem
informasi berbasis komputer (Computer
Based Information Sistem/CBIS). Dalam perkembangannya, sistem informasi
berbasis komputer disebut dengan sistem informasi saja (Mulyanto, 2009). Jadi, istilah sistem informasi yang banyak
digunakan saat ini mempunyai pengertian sistem informasi yang menggunakan
komputer sebagai perangkat pengolah data.
Efrain Turban, McCean dan James
Waterbe dalam Alamsyah (2008)
menyebutkan bahwa sistem informasi bermanfaat untuk : a) melakukan komputasi
numerik dalam jumlah besar dengan kecepatan tinggi, b) menyediakan komunikasi
organisasi atau antar organisasi yang murah dan cepat, c) menyimpan informasi
dalam jumlah yang besar dalam ruang kecil, d) informasi mudah diakses dari
manapun dengan cepat dan murah, e) meningkatkan efektivitas dan efisiensi
orang-orang yang bekerja pada suatu lokasi, f) menyajikan informasi yang jelas,
g) mengotomatisasikan proses-proses bisnis, h) mempercepat pengetikan dan
penyuntingan, i) memerlukan biaya yang lebih murah dibandingkan cara manual.
Komponen-Komponen Sistem Informasi
1.Komponen
Input
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumendokumen dasar.
2. Komponen model
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yag sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
3. Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.
4. Komponen teknologi
Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.
5. Komponen hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi.Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.
6. Komponen software
Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.
7. Komponen basis data
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).
8. Komponen kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, te,peratur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa halhal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur
terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.
Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumendokumen dasar.
2. Komponen model
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yag sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
3. Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.
4. Komponen teknologi
Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.
5. Komponen hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi.Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.
6. Komponen software
Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.
7. Komponen basis data
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang disebut DBMS (Database Management System).
8. Komponen kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, te,peratur, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa halhal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur
terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.
Sistem
informasi dikembangkan untuk tujuan yang berbeda-beda, tergantung pada
kebutuhan bisnis. Sistem informasi dapat dibagi menjadi beberapa bagian, antara
lain:
1. Transaction Processing Systems (TPS)
TPS adalah
sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data
dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan
inventarisasi. TPS berfungsi pada level organisasi yang memungkinkan organisasi
bisa berinteraksi dengan lingkungan eksternal. Data yang dihasilkan oleh TPS
dapat dilihat atau digunakan oleh manajer.
2. Office Automation Systems (OAS) dan Knowledge Work Systems (KWS)
OAS dan KWS bekerja pada level knowledge. OAS
mendukung pekerja data, yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru
melainkan hanya menganalisis informasi sedemikian rupa untuk mentransformasikan
data atau memanipulasikannya dengan cara-cara tertentu sebelum menyebarkannya
secara keseluruhan dengan organisasi dan kadang-kadang diluar organisasi.
Aspek-aspek OAS seperti word processing, spreadsheets, electronic scheduling,
dan komunikasi melalui voice mail, email dan video conferencing.
KWS mendukung para pekerja profesional seperti ilmuwan, insinyur dan doktor dengan membantu menciptakan pengetahuan baru dan memungkinkan mereka mengkontribusikannya ke organisasi atau masyarakat.
KWS mendukung para pekerja profesional seperti ilmuwan, insinyur dan doktor dengan membantu menciptakan pengetahuan baru dan memungkinkan mereka mengkontribusikannya ke organisasi atau masyarakat.
3. Sistem Informasi Manajemen (SIM)
SIM tidak menggantikan TPS , tetapi mendukung
spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari TPS, termasuk analisis
keputusan dan pembuat keputusan. SIM menghasilkan informasi yang digunakan
untuk membuat keputusan, dan juga dapat membatu menyatukan beberapa fungsi
informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).
4. Decision Support Systems (DSS)
DSS hampir sama dengan SIM karena menggunakan basis
data sebagai sumber data. DSS bermula dari SIM karena menekankan pada fungsi
mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual
tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan.
5. Sistem Ahli (ES) dan Kecerdasan Buatan (AI)
AI dimaksudkan untuk mengembangkan mesin-mesin yang
berfungsi secara cerdas. Dua cara untuk melakukan riset AI adalah memahami
bahasa alamiahnya dan menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui problem
sampai kesimpulan logiknya. Sistem ahli menggunakan pendekatan-pendekatan
pemikiran AI untuk menyelesaikan masalah serta memberikannya lewat pengguna
bisnis. Sistem ahli (juga disebut knowledge-based systems) secara efektif
menangkap dan menggunakan pengetahuanseorang ahli untuk menyelesaikan masalah
yang dialami dalam suatu organisasi. Berbeda dengan DSS, DSS meningalkan
keputusan terakhir bagi pembuat keputusan sedangkan sistem ahli menyeleksi
solusi terbaik terhadap suatu masalah khusus. Komponen dasar sistem ahli adalah
knowledge-base yaikni suatu mesin interferensi yang menghubungkan pengguna
dengan sistem melalui pengolahan pertanyaan lewat bahasa terstruktur dan
anatarmuka pengguna.
6. Group Decision Support Systems (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work Systems (CSCW)
Bila kelompok, perlu bekerja bersama-sama untuk
membuat keputusan semi-terstruktur dan tak terstruktur, maka group Decision
support systems membuat suatu solusi. GDSS dimaksudkan untuk membawa kelompok
bersama-sama menyelesaikan masalah dengan memberi bantuan dalam bentuk
pendapat, kuesioner, konsultasi dan skenario. Kadang-kadang GDSS disebut dengan
CSCW yang mencakup pendukung perangkat lunak yang disebut dengan “groupware”
untuk kolaborasi tim melalui komputer yang terhubung dengan jaringan.
7.Executive Support Systems (ESS)
ESS tergantung pada informasi yang dihasilkan TPS
dan SIM dan ESS membantu eksekutif mengatur interaksinya dengan lingkungan
eksternal dengan menyediakan grafik-grafik dan pendukung komunikasi di
tempat-tempat yang bisa diakses seperti kantor.
2.3 Jenis-jenis Informasi
Jenis-jenis informasi meliputi:
1. Absolute Information,
merupakan “pohonnya” informasi yaitu jenis informasi yang disajikan dengan
suatu jaminan dan tidak membutuhkan penjelasan lebih lanjut.
2. Substitusional Information,
jenis informasi yang merujuk pada kasus dimana konsep informasi digunakan untuk
sejumlah informasi. Dalam pengertian ini informasi kadang kala diganti dengan
istilah komunikasi.
3. Philosophic information, jenis
informasi yang berkaitan dengan konsep-konsep yang menghubungkan informasi pada
pengetahuan dan kebijakan.
4. Subjective information, jenis
informasi yang berkaitandengan perasaan dan informasi manusia. Kehadiran
infomasi ini bergantung pada orang yang menyajikannya.
5. Objective information, jenis
informasi yang merujuk pada karakter logis informasi informasi tertentu.
6. Cultural information,
informasi yang memberikan tekanan pada dimensi cultural.
Subscribe to:
Comments (Atom)










